Sejarah Program Studi Agribisnis

Program Studi Agribisnis adalah penggabungan dari dua program studi yang telah ada sebelumnya, yaitu Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian/Agribisnis dan Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian. Penggabungan dua program studi ini didasarkan atas Keputusan Dirjen Dikti No. 163/DIKTI/KEP/2007 tanggal 29 Nopember 2009 tentang Penataan Dan Kodifikasi Program Studi pada Perguruan Tinggi. Menindaklanjuti Keputusan Dirjen Dikti tersebut maka disusunlah Kurikulum yang sesuai dengan arahan perubahan nama dan penggabungan kedua Program Studi tersebut.
Kurikulum yang disusun bersama dan melalui proses yang panjang tersebut disahkan dengan Keputusan Rektor Universitas Jambi No. 267A/H21/DT/2009 tentang Kurikulum Program Studi Agribisnis pada Fakultas Pertanian Universitas Jambi.
Disamping memuat sebaran mata kuliah Kurikulum Program Studi Agribisnis yang sudah ditandatangani Rektor Universitas Jambi tersebut memuat komponen lain yaitu Visi dan Misi Program Studi, Tujuan Penyelenggaraan Program Studi, Sasaran yang hendak dicapai Program Studi, dan Strategi yang digunakan dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu, komponen-komponen tersebut merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Kurikulum.
Penyusunan Kurikulum 2008 ini dilakukan oleh Program Studi Agribisnis dari Perguruan Tinggi yang bersangkutan dan diskusikan program studi agribisnis dari perguruan tinggi lain di tingkat nasional, yaitu dalam Forum FKPTPI (Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia) yang diselenggarakan setiap tahun. Pembahasan kurikulum Agribisnis secara Nasional ini mulai didiskusikan pada tahun 2008 yaitu dalam Forum FKPTPI di Universitas Jambi. Pembahasan Kurikulum secara Nasional tersebut dilanjutkan di Untan Pontianak pada tahun 2009, seterusnya pada tahun 2010 dibahas lagi dalam Forum FKPTPI di UNSRI Palembang, pada tahun 2011 dibahas dalam Forum FKPTPI di Univ.Udayana Denpasar Bali. Terakhirnya dilaksanakan pada tahun 2012 yang lalu di Universitas Brawidjaja Malang.
Demikian juga halnya dalam proses penyusunan Visi dan Misi Program Studi Agribisnis Faperta Unja sendiri telah dimulai sejak pembentukan Tim Penyusun Kurikulum pada tahun 2008. Pada awalnya dibuat draftnya oleh Tim dan dibahas dalam Forum Dosen. Sebelum disahkan oleh Rektor kurikulum tersebut telah mengalami beberapa perbaikan karena adanya perbedaan pendapat antara beberapa orang dosen. Perdebatan tersebut berakar pada proses penggabungan dua Program Studi menjadi satu Program Studi yang nota benenya (seolah-olah) adalah penggabungan program studi penyuluhan dan komunikasi pertanian ke Program Studi SEP/Agribisnis. Setelah dilakukan pembahasan secara terus menerus dan niat yang sama yaitu memajukan Nama Program Studi yang telah disahkan dengan SK Dirjen Dikti tersebut akhirnya dapat diperoleh titik temu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Universitas Jambi